Analisa Fundamental AUD Cash Rate 4 April 2017

Tuesday, April 4, 2017 | comments

RBA Rate

Sebelum bahas tentang RBA rate, ada baiknya Anda mengenal lebih dahulu apa itu RBA ? RBA adalah : Reserve Bank of Australia yang didirikan tanggal 14 Januari 1960 sebagai bank sentral dan otoritas penerbit uang Australia, ketika Reserve Bank Act 1959 menghapus fungsi bank sentral dari Commonwealth Bank.

Hari ini jam 11.30 akan dirilis RBA Rate, apakah akan menaikkan suku bunga bank central Australia ataukah menurunkan suku bunganya, atau suku bunganya tetap tidak berubah. Untuk membahas kemungkinan naik atau turun atau tetapnya suku bunga RBA, perlu dicermati dahulu data-data ekonomi berikut.

Data Ekonomi Australia

Trade Balance.
Trade balance Australia terlihat dalam kondisi surplus dan rilis terakhir data trade balance meningkat sebesar $3574 juta. Bila kondisi trade balance surplus, maka akan lebih menguntungkan bila kondisi mata uangnya lemah. Kondisi ini menjadikan pemerintah Australia tidak perlu memberi tekanan kepada RBA untuk mengutak atik suku bunga. Karena kondisinya masih nyaman, kemungkinan akan hold rate suku bunga RBA.

AUD Trade Balance 4 April 2017
Kondisi surplus biasanya cenderung mengarah kepada pelemahan mata uang, dan untuk melemahkan mata uang, bisa dengan stimulus atau menurunkan suku bunga.

Inflation Rate AUD
AUD Inflation Rate April 2017
Kemudian kita lihat data inflasi, juga terlihat cenderung menurun inflation ratenya.
Jadi terlihat ada dua data yang mendukung untuk melakukan cut rate. Tetapi dibeberapa portal prediksi, banyak terlihat memprediksikan suku bunga akan dipertahankan.

AUD GDP
Selanjutnya perlu dilihat pula GDP nya, terlihat meningkat 1.1%, peningkatan yang menunjukkan adanya pertumbuhan di sektor ekonomi. Meningkatnya GDP biasanya akan memicu kenaikan inflasi juga.

Australian GDP Growth Rate April 2017
Peningkatan atau pertumbuhan ekonomi ini yang kemudian banyak pengamat memprediksi RBA akan melakukan hold rate.

Jadi normalnya begini, melihat trade balance dan inflasi, maka RBA mempunyai alasan untuk melakukan cut rate, yang efeknya kemudian cenderung membuat AUD melemah.

Tapi kondisi GDP yang tumbuh juga bisa menjadi alasan untuk melakukan hike rate, karena pertumbuhan ekonomi bisa memicu naiknya inflasi, yang biasanya menjadi alasan utama untuk menaikkan suku bunga bank. Bila yang terjadi adalah hold rate atau malah hike rate, maka AUD akan menjadi strong atau menguat.


Credits: Sanitera Darma, Darson, 101 candlestick group
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Luke home and design
Copyright © 2017. Portal Belajar Forex - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger