Metode Open Posisi dan Menahan Lama Floating Loss

Monday, April 24, 2017 | comments

Dalam trading forex ada dua pertanyaan yang bakal sering Anda jumpai, atau bahkan Anda sendirilah yang juga menanyakan pertanyaan itu.
  1. Ketika trading hal APA yang perlu diperhatikan pada saat akan melakukan entry atau open posisi ?
  2. Ketika dalam kondisi floating loss dan menahan lama kondisi itu dengan harapan harga akan kembali ke arah posisi entry, apakah keputusan itu adalah salah ? Bila sudah dalam kondisi seperti itu, apa sebaiknya yang dilakukan ?


Pertanyaan sederhana tapi bikin mumet juga jawabnya. Karena dua hal itu 99% pasti trader sendiri sudah tahu sebenarnya apa jawabnya.

Jawabnya sebenarnya simple saja, yang harus di perhatikan adalah “RISK”, ketika sudah terlanjur klik sell/buy, menempatkan SL, dari situ akan terlihat berapa risk yang siap Anda tanggung atau yang Anda siapkan seandainya harga tidak sesuai dengan posisi entry Anda. Dengan mengetahui risk, maka seandainya harga sudah tidak relevan untuk dipertahankan, Anda bisa melakukan cut loss sebelum kena level SL yang Anda siapkan.Meski terlihat sederhana, namun kebanyakan trader malah sulit melakukan hal ini, karena kebanyakan setelah klik buy/sell mereka akan betah nungguin posisi minusnya. Bila begitu, ada baiknya kalau pertanyaannya di ubah sedikit, Apa yang harus anda perhatikan sebelum melakukan entry buy/sell ?

Pada pertanyaan ini, apa yang harus dilakukan ketika posisi loss dan berharap posisi berbalik arah dan menjadi plus apakah salah ? Jawabnya ya tidak ada benar atau salah, apapun keputusan trader adalah benar adanya, mau loss atau profit. Soal menahan loss adalah masalah kesiapan Anda mengalami loss, ketika terjadi floating minus dan posisi sudah 50% lebih loss nya, memang akan menjadikan trader galau.Andai di cut, tiba-tiba harga berbalik malah profit, pasti nyesal sekali. Andai masih di hold ternyata makin berlawanan dengan posisi bisa membuat akun terkena stop out atau mungkin malah terkena MC. Keputusan cut loss atau hold sepenuhnya murni bebas dari sang trader sendiri.

Namun sebelum melakukan cut loss atau hold ada baiknya dianalisa lagi untuk kedua kalinya baik analisa teknikal maupun fundamentalnya. Misalkan posisi floating buy, dan harga ternyata masih menunjukkan strong bearish, ya ada baiknya bila telah menyentuh level tertentu di cut loss saja. Tapi bila ternyata ada kemungkinan untuk terjadi reversal, ya boleh di tahan dengan risk yang di persiapkan misal ternyata tidak terjadi reversal.

Dari dua hal yang sering ditanyakan itu, bisa kita ketahui masalah utama trader adalah, kurang sabar ketika melakukan open posisi, dan mungkin kurang disiplin dengan metode entry yang sudah dipelajari. Ketika sudah salah melakukan entry, kesalahan keduanya adalah tidak memperhitungkan risk dan tidak ikhlas kehilangan atau mengalami loss, sehingga ketika posisi sudah minus cenderung di tahan dan berharap harga berbalik menuju profit. Perlu di ingat, Harga di market forex bergerak bebas, lebih baik  mempersiapkan risk yang sudah diperhitungkan dengan matang, daripada harus menahan loss berhari-hari yang bisa membuat galau berhari-hari.
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Luke home and design
Copyright © 2017. Portal Belajar Forex - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger