Current Account dan Pasar Forex

Saturday, April 22, 2017 | comments



Pengaruh Current Account Pada Nilai Tukar Mata Uang

Current Account adalah indikator fundamental yang selalu muncul di kalender ekonomi yang dirilis tiap bulannya. Dampaknya biasanya tidak terlalu tinggi terhadap mata uang bersangkutan, dan hanya berdampak medium saja. Current Account berhubungan dengan neraca pembayaran yang mana merupakan indikator untuk mengukur kinerja ekonomi suatu negara. Hubungan kinerja ekonomi ini berkaitan dengan keluar masuknya nilai investasi atau jumlah uang yang masuk atau keluar dari atau ke suatu negara.
Meski berdampak medium saja, indikator ini ternyata bisa memicu dampak yang tinggi apabila perubahan yang terjadi pada periode sebelumnya sangat mencolok dengan periode yang berlangsung.
Current Account sendiri terdiri dari trade balance yang merupakan indikator selisih antara expor dan impor, penerimaan modal dari investasi asing, dan transfer tunai yang didapat atau masuk ke negara tersebut. Penghitungan Current Account sendiri melibatkan juga sektor swasta, tidak hanya dari sektor pemerintahan saja. Bila hasil dari perdagangan tadi dan penerimaan ( ekspor ) lebih besar daripada pengeluaran ( impor ), maka current account dicatat dalam kondisi surplus. Jika yang terjadi adalah sebaliknya, yaitu modal yang keluar lebih besar daripada pendapatan yang masuk maka current account mengalami defisit. Kondisi ini kemudian akan berpengaruh pada nilai tukar mata uang, bagaimana pengaruhnya ?
Misalnya, ketika Current Account tercatat mengalami surplus, itu berarti bisa diartikan ekspor lebih besar daripada impor yang mana dalam prakteknya pembayaran hasik ekspor akan membutuhkan uang lokal. Dengan begitu bisa dikatakan demand terhadap uang lokal akan meningkat. Sementara itu bila impor lebih besar daripada nilai ekspor, maka demand terhadap uang lokal akan menurun. Hal ini bila di artikan secara perdagangan biasa, maka ketika volume ekspor meningkat, berarti permintaan mata uang lokal juga akan meningkat, sehingga secara tidak langsung akan meningkatkan value dari mata uang lokal tersebut. Sebaliknya bila import yang meningkat, maka permintaan uang lokal menurun dan lebih membutuhkan uang mata dari partner, yang membuat partner dari uang mata lokal mengalami peningkatan.
Meski begitu, dalam pasar forex, meskipun current account mengalami peningkatan atau surplus, tidak serta merta langsung akan membuat mata uang terkait mengalami kenaikan ( baca juga : Pengertian Current Account di Pasar Forex) . Faktanya kondisi surplus yang berarti negara mempunyai uang lebih, membuat pemerintah tidak perlu memberikan tekanan pada Bank Central untuk menaikkan suku bunga. Karena itu ketika current account dalam kondisi surplus, mata uang negara terkait cenderung melemah. Karena seperti kita ketahui sebelumnya, bila bank central menaikkan suku bunga, maka akan membuat mata uang akan naik nilainya.
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Luke home and design
Copyright © 2017. Portal Belajar Forex - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger